Dalam setahun ada hampir 2 juta jemaah Indonesia yang
berangkat ke Tanah Suci. Indonesia sendiri termasuk negara yang memberangkatkan
jemaah haji dan umrah terbanyak di seluruh dunia.
Hal ini dibenarkan oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag)
Romo HR Muhammad Syafi'i saat menghadiri kegiatan Gathering Performance Review
yang digelar Badan Penyelenggara Keuangan Haji (BPKH) RI, Sabtu (2/11) malam di
Padang.
Sayangnya, kontribusi yang besar itu belum selaras
dengan pelayanan yang diperoleh jemaah Indonesia khususnya saat berada di
Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina). Karena itulah, Presiden Prabowo
bermaksud untuk membangun sebuah kampung haji di Makkah untuk memfasilitasi
jemaah dari Tanah Air.
"Kampung haji ini merupakan komitmen Presiden
untuk memberikan pelayanan yang prima kepada jamaah haji asal Indonesia,"
ujar Romo sebagaimana dikutip dari laman Kemenag.
Wamenag menyampaikan, keinginan itu berangkat dari
kerisauan Presiden Prabowo yang merasa jemaah Indonesia belum mendapatkan
pelayanan maksimal padahal sudah mengeluarkan biaya yang tidak murah untuk
pergi ke sana.
Keinginan Presiden Prabowo ini pun telah mendapat
respons positif dari Kerajaan Arab Saudi terutama Pangeran Muhammad Bin Salman
(MBS). Bahkan pihaknya telah menyerahkan tanah seluas 50 hektare untuk konsesi
100 tahun.